Pengenggam Asa
alunan merdu burung mulai merambah
seberkas cahaya di ufuk timur telah menengadah
engkau berlari
engkau berjuang
hentakan fajar sang surya mulai membuncah
memecah haus pohon-pohon tua
engkau mengejarnya
engkau menggenggamnya
kala malam telah menuiimbun siang
kala bulan dan bintang menampakkan sinar
kau masih belum bisa merasakan hangatnya tulang
semangat juangmu masih teruis berkobar
hidup dari hidupmu..
menghela api di siang hari
menghirup salju di tengah malam
tapi, aku akan menyejukkanmu dengan semangat pencapaian
aku juga 'kan menghangatkanmu dengan ledakan cita-cita
wahai guruku...






0 komentar:
Posting Komentar